Menurut Legenda Budha, kemunculan bunga langka itu merupakan simbol atau sinyal akan segera lahirnya seorang raja. Bentuk bunga ini cukup unik, berupa sekelompok kecil bunga berwarna putih (mirip benang sari) dan hanya berdiameter sekitar satu milimeter.
Kali pertama, bunga ini ditemukan oleh Miao Wei, 50 tahun, saat membersihkan rumahnya. Awalnya dia mengira bunga dengan batang-batang sangat kecil itu adalah telur cacing. Pasalnya, telur cacing, dalam symbol-symbol ramalan Asia memang digambarkan seperti bunga kecil yang dia temukan itu. Dan dalam rentang tak kurang dari sehari, batang-batang bunga itupun telah tumbuh dan berkembang menjadi 18 kuntum.
Masih dalam legenda kaum Budha, pohon Udumbara juga dikenal sebagai bunga "pencekik ara" karena hidup sebagai parasit dan tumbuh pada cabang-cabang pohon inang. Pohon ara sendiri disimbolkan sebagai pohon yang bunganya terbungkus dalam buah dan tersembunyi dari pandangan. Kiasan atau simbolisme ini dapat ditemukan dalam teks-teks Buddhis seperti Theravada dan Sutra Lotus yang salah satunya menyatakan munculnya bunga Udumbara sebagai sinyal akan segera kelahiran seorang raja.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar