Laman

Misteri Segi Tiga berMuda 1

undefined


Mendengar kata Segitiga Bermuda, yang muncul dalam ingatan kita adalah daerah yang menyeramkan. Legenda tentang misteri dan cerita menyeramkan tentang Segitiga Bermuda ini sudah terdengar  sejak berabad-abad lalu. Bahkan, legenda itu sudah muncul  jauh sebelum Christoper Columbus, yakni penjelajah Eropa yang berlayar ke wilayah itu.  Columbus melakukan perjalanan melalui laut argasso, suatu kawasan samar-samar legendaris yang masuk dalam kawasan segitiga Bermuda, pada abad 14.
...............................

Segitiga Maut
Saat itu, para anak buah Columbus dihantui keanehan laut Sargasso. Selain panah api yang ditembakkan  langsung  jatuh ke laut dan gerakan-gerakan kompas yang tidak biasa. Suatu malam, mereka juga  melihat  cahaya yang datang dari tempat yang sangat jauh.


Catatan-catatan tentang kejadian di segitiga misterius itu memang masih berserakan dan tidak lengkap. Ada dokumen yang menyebutkan adanya empat kapal Angkatan Laut Amerika yang hilang tanpa penjelasan antara tahun1781-1812.
Pada tahun 1840, Rosalie, kapal Prancis yang besar, ditemukan telantar dekat Nassau. Layar-layarnya masih terpasang, muatannya yang sangat berharga masih utuh, dan segala sesuatunya dalam keadaan teratur. Sedangkan Bella, Kapal yang ditinggalkan secara misterius, ditemukan pada tahun 1854.


Salah satu misteri terbesar adalah hilangnya kapal Atalanta pada tahun 1880.Kapal itu meninggalkan Bermuda pada bulan Januari menuju Inggris dengan awak kapal yang terdiri dari 300 orang kadet dan perwira. Sejak saat itu, tidak pernah terlihat lagi. Pengawalan ketat yang dilakukan oleh sebuah armada besar kapal yang berlayar melintasi samudra dalam formasi dan jarak yang memungkinkan awak masing-masing kapal dapat saling melihat saat itu pun tidak banyak menolong. Bahkan, ketika Atalanta 'raib' , tidak pernah ada satu pun pecahan kapal, tiang atau sekoci penolong yang ditemukan.


Kalaupun ada sedikit pengecualian, terjadi pada bulan Februari 1953. Saat itu, kapal pengangkut barang yang menuju Jamaika dari York, Inggris, mengirim SOS yang terdeteksi dari kawasan lintasan Segitiga Bermuda. Namun, pesan itu tiba-tiba terhenti tanpa penjelasan. Pencarian yang dilakukan, sia-sia. Hingga akhirnya ada laporan resmi dari London yang menyatakan, "penyebabnya tidak dapat dipastikan". (bersambung)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar